Translate

Showing posts with label mata. Show all posts
Showing posts with label mata. Show all posts

Saturday, May 5, 2012

periksa otak kita

Tes kesehatan otak kita
 
temanku motivatorku, Otak merupakan organ tubuh manusia yang perannya bisa dibilang sangat penting dalam mengatur dan mengkoordinir sebagian besar, gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh dan masih banyak fungsi lainnya. Nah temanku motivatorku, selain dengan cara medis ada ara lain untuk melakukan tes kesehatan otak bagi kita khususnya bagi orang dewasa. Lhooo kenapa untuk orang dewasa? karena bila anak-anak yang mengikuti tes berikut dapat dipastikan otaknya sehat jadi ga perlu ikutan tes ini..
Untuk memulainya silahkan melihat gambar di bawah ini





temanku motivatorku, Pertanyaannya adalah apa yang bisa kamu utarakan dari gambar di atas tadi?
Bila pertanyaan tadi diutarakan pada anak-anak maka jawaban yang akan diperoleh adalah gambar tersebut adalah gambar luma-lumba yang berjumlah 9 ekor tetapi kalo pertanyaan yang sama diberikan kepada orang dewasa maka jawabannya adalah …………  sepasang orang yang sedang berpose hot  [cuma nebak doank lhooo..]
Kedua jawaban tersebut ga ada yang salah kok memang gambar tersebut memiliki 2 penafsiran yang satu gambar lumba-lumba dan yang satu lagi orang yang berpose hot. Yang membedakannya adalah pola pikir antara orang dewasa dan anak-anak, kenapa orang dewasa lebih sering menjawab gambar tersebut sebuah pose yang hot jawabannya adalah karena kebanyakan pikiran orang dewasa sudah banyak terkontaminasi baik oleh hal-hal yang baik maupun hal-hal yang buruk, tapi ga menjamin juga sih kalo anak-anak sekarang menjawab gambar tersebut adalah gambar lumba-lumba mengingat banyak anak-anak sekarang yang sudah terkontaminasi oleh hal-hal yang berbau dewasa akibat tidak diaturnya media untuk menyaring tayangannya.
Buat yang ampe sekarang belom bisa menemukan 9 lumba-lumba di gambar dan masih penasaran gw bantu sedikit ngasih cluenya, silahkan melihat daerah yang gelap antara tangan wanita dan pria yang lainnya bisa dilihat di sekitar pinggul wanita maka kita akan menemukan lumba-lumbanya..
Wah… masih belom nemu juga sembilan lumba-lumbanya? ya udah gw kasih jawabannya aja.. hehe silahkan klik spoilernya....
: /www.emfajar.net/chit-chat/tes-kesehatan-otak.....

Friday, July 15, 2011

Seperti apa sih Dewasa itu??

Huuuummmmmm,,,,,Menjadi dewasa, adalah proses aksiomatik yang terjadi pada setiap diri manusia normal. Karena, bila proses itu tidak berjalan demikian, itu berarti ada yang tidak normal dalam diri manusia itu.

Menjadi dewasa, adalah juga suatu keputusan yang penuh tanggung jawab dan konsekuensi. Karena, setiap orang dewasa akan selalu bertanggung jawab penuh akan apa yang dikerjakannya, dan memahami betul bahwa setiap perbuatan akan ada konsekuensi logisnya.

Menjadi dewasa, adalah juga suatu pilihan dalam menyikapi segala ujian kehidupan. Karena, betapa banyak manusia yang memilih cara kekanak-kanakan dalam menyelesaikan urusan atau masalah kehidupannya, berjiwa kerdil, lari dari tanggung jawab, tidak menerima kenyataan, dan lain sebagainya, itulah diantara sifat yang menunjukan ketidak-dewasaan seseorang. Termasuk didalamnya bagaimana berprilaku, dan berinteraksi kepada sesama manusia.

Untuk menjadi dewasa, seseorang harus memperhatikan beberapa hal yang menjadi tolak ukur apakah orang tersebut telah menjadi dewasa, atau belum. Diantara faktor-faktor itu adalah:

Kematangan berfikir: 
Seorang yang dewasa, tahu bagaimana harus berfikir sebelum bertindak (berbuat). Ia tahu betul pentingnya perencanaan sebelum melakukan suatu hal, dan evaluasi setelah melakukannya; tidak serta merta, dan tidak “grabak-grubuk”. Seorang yang dewasa dapat berpikir logis, dan kritis.

Kedewasaan emosional: 
Seorang yang dewasa, dapat memahami dan mengendalikan gejolak emosinya. Justru itulah yang membedakannya dengan seorang anak kecil, yang tidak tahu mengapa ia emosi dan bagaimana mengendalikannya. Ia mampu menyalurkan dan menempatkan emosinya pada sesuatu yang benar, tidak salah kaprah.

Kecerdasan ruhaniyah: 
Seorang yang dewasa, memiliki jiwa yang tenang; dalam arti tidak ada kegundahan yang menyebabkan jiwanya labil. Kecerdasan ruhaniyah adalah kemampuan ruhani untuk meyakini dan memahami, bahwa ketenangan sejati itu bersumber dari yang Maha Menenangkan. Ruhani yang cerdas, mampu mengetahui betul bahwa banyak keterbatasan yang ia miliki, sehingga ia dapat menempatkan diri di hadapan Sang Penciptanya, mengetahui hak-Nya, dan melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab dan keikhlashan.

Kepekaan sosial:  
Seorang yang dewasa, akan melihat dirinya adalah bagian dari masyarakat. Suatu komunitas hierarki yang majemuk. Kepekaan hati terhadap masalah dan kondisi sosial realita, akan mampu menumbuh-kembangkan rasa empati, yang menepis jauh-jauh rasa egois dalam berbuat suatu hal. Seorang yang dewasa akan sangat peka, bahwa apa yang dia berikan hari ini kepada orang lain, suatu saat akan dia terima dari orang lain.

Penjelasan diatas jelas belum cukup. Itu semua hanya permukaan saja. Masih banyak aspek yang dapat dikaji lebih dalam lagi, dari suatu sikap dan sifat yang menunjukan kedewasaan seseorang.

Namun, setidaknya, ada yang perlu diingat disini, bahwa menjadi dewasa itu tidaklah sulit, dan bukan hal yang menakutkan. Untuk menjadi dewasa hanya dibutuhkan pengalaman, dan kemampuan mengambil hikmah dari pengalaman itu tentunya. Sementara pengalaman itu, bergantung pada waktu. Itu berarti, sudah seharusnya seorang yang semakin tua, semakin banyak pula hikmah dan ibroh dari pengalaman yang ia miliki dalam hidupnya. Itu sudah cukup membuatnya menjadi lebih bijak dalam menjalani hidup. Dan sifat bijak adalah milik orang-orang yang dewasa. Maka, belajarlah untuk menjadi seperti itu…

Setelah pengalaman, ada satu lagi yang penting, yaitu: Keluasan pergaulan. Untuk mengambil makna dari luasnya pergaulan, sangat bergantung pada: dengan siapa kita bergaul, dan apa yang bisa kita dapat perbuat dalam pergaulan tersebut (kebaikan tentunya).

NUNUY.........^^

Friday, February 11, 2011

cermin diri


Di dalam dunia ini mungkin ada satu hal yang disebut kebenaran.

Mungkin ada banyak orang yang berusaha untuk senantiasa mencari kebenaran.
Mungkin ada yang suka bertualang untuk mencari kebenaran.
Berpikir begini dan begitu.
Berpikir ini lebih baik dari yang lain...
Mencoba menelaah
Apakah ini lebih benar?

Kawan...
Aku mengaku disini
Aku bukan seorang yang pandai dan tahu banyak hal.
Aku juga bukan seorang cerdas yang bisa benar-benar paham arti kebenaran.
Aku tidak tahu banyak.
Sedikit sekali...

Aku belum benar-benar paham tentang makna sebuah kebenaran

Namun satu hal yang aku tahu
Dan aku percaya

Bahwa
Di dalam kebenaran pasti ada kasih
Di dalam kebenaran pasti ada damai sejahtera
Di dalam kebenaran pasti tak ada kecurigaan
Di dalam kebenaran pasti tak ada kebencian
Di dalam kebenaran pasti tak ada ajaran untuk merendahkan ajaran lain
Di dalam kebenaran tidak ada doktrin untuk meninggikan kebenaran itu sendiri.

Apakah kebenaran namanya kalau disitu kita malah kita curiga pada golongan lain?
Apakah kebenaran namanya kalau kita malah bersikap ekstrem dan menolak pandangan lain?
Apakah kebenaran namanya kalau aku tidak melihat buah-buah baik terpancar dari dalamnya?
Yang pasti kebenaran absolute hanya ada dari tuhan YME, karena di dunia ini kebenaran dapat di bolak-balik...